Back to the main page
Learn more about the four finalists
Media articles on the four finalists
Event performances and media appearances
Photos galore of the four finalists and more
You create them, We post them up!
Who's hard work are these?
<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/30377814?origin\x3dhttps://stabs-anugerah2005lyrics.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Here's the place where you can find lyrics to their own songs!

Kesal by Khairul Anuar

Terkadang masa... menikam dan terus berlalu pergi...
Meninggal kan sisa... dan membuka seribu luka di hati...
Walau ku cuba... hindarkan sesal di dada...
Kesilapan lalu... menghantui diri ku...

Segala yang indah... sering menemani ruang sepi ku...
Senyum dan tawa mu... masih jelas terbayang di mata ku...
Kini semuanya... menjadi kenangan silam...
Sesal hati dirundung... kecewa...

*Aku... tak pernah menduga...
Begini hebatnya... duka lara bila berakhirnya cinta...
Mengapa sukar untuk ku melupakan mu...
Namun mudahnya kau... membenci diri ini...

Apalah gunanya... ku terus mencari kesilapan diri...
Sedang kau tak pernah... ingin mengerti perasaan di hati...
Pernah kah kau rasa... hangatnya genangan...
Air mataku yang tak mungkin mengalir...

*
Wooohhh...

Sungguh aku tak... pernah mengerti...
Mengapa semua harus begini...
Seribu luka... kesal dihati...

*
Betapa ku kesal... biar ku... sendiri...

Selalu by Fauzie Laily

Memang benar ku mengaku
Masa ku selalu
Dicuri tugasan
Hinggakan ada kalanya
Kau terpaksa menunggu diriku
Di situ

Jangan pula kau menyangka
Ku tak ambil kisah
Kerna kau perlu tahu
Meskipun jarak memisah
Kau tetap hadir di hatiku
Selalu

Chorus:
Selalu namamu dilaung
Dalam sanubari
Yang merindu belaian kasih
Dan ku berdebar tak sabar
Menanti
Saat ku kembali
Bersamamu di sisi

Hingga tiba waktu itu
Tak usah kau pilu
Dan ingatlah selalu
Dalam kesibukan hidup
Wajahmu terbayang
Di mataku selalu

Chorus

Tiada khabar tak bererti
Ku pencilkan diri
Cuma tak berkesempatan
Meluahkan perasaan
Cintamu ku agungkan
Sayangku
Selalu

Nadya by Khairil Yusoff

Tidakkah kau tahu
Ku masih menyayangi
Leka lena terdengar suaramu
Tidakku lupa bila bersamamu
Tapi kini terluka jua

Pedihnya hatiku mendengar kisahmu
Pabila perbualan orang
Kau ditunangkan dengan jejaka lain
Selain ku

Bila ku merenung
Wajahmu yang ayu
Teringat sejarah kita berdua
Takkan ku lupa peristiwa bersama
Tapi kini kau jauh meninggalkan aku

Tak pernah aku termimpi
Akan terjadi begini
Apalagi berpisah denganmu
Aduhai kekasihku

Chorus:
Oh Nadya, aku cinta padamu
Oh Nadya, engkaulah kekasihku
Oh Nadya, kembalilah sayangku
Seperti waktu dahulu

Ku Sadari by Syed Azmir

Rasanya berhenti jantungku
Ketika teringat kembali
Keangkuhan yang membuat
Diri tersesat dan terjerat

Nyatalah kaulah yang terbaik
Setelah kini ku sadari
Namun harus bagaimana
Agar kau dapat memaafkan
Diriku oh... oh...

Chorus:
Engkau memang sangat beda
Dari semua yang ku kenal
Hingga membuat aku tak berdaya oh... oh...
Memang ku salah mengerti
Tinggalkan diri mu kasih
Sungguh cintaku... terbawa emosi...
Ku sesali ku mengerti
Bila kau kecewa
Pada diri ku uhuuuu...

Bantu aku tolong aku
Berikanlah waktu
Untuk sekali ini...
Oh... oh hu oh oh...
Oh woh hu woh...

Chorus

Bantu aku tolong aku
Uu uu uu...
Berikanlah waktu...
Untuk sekali ini... ii ii
Untuk sekali ini... ii ii

Pertama by Khairul Anuar

Pertama kali ku mengenali dirimu
Entah mengapa mula terusik hatiku
Dengan senyumanmu yang mempesona
Hatiku mula tertawan

Pertama kali kau hadir dalam hidupku
Pertama jua ku mula mengenal cinta
Bayangan wajahmu sering hadir dalam mimpiku
Muka ku kenal rasa (erti) rindu

Hidupku kini (lebih) bermakna sejak hadirnya dirimu
Kau menyinari cahaya (seluruh jiwa raga ku)



This is an unofficial website. Team members are in no way related to the Anugerah 2005 finalists nor do we have their personal contact information. We are all fans like many others and this website is just a tribute to the 4 finalists. Informations, videos and photos placed here are purely based on our media findings and our on-site coverage of any events associated. You may link us up and share this website with friends but no redistribution of its contents without permission. Have fun browsing and enjoy your stay!

Please refrain from flooding and mind your language.

Free Web Counter
hit Counter

Since 9 June 2006


Link us up!


Got any queries? Got any information to share? Detect inaccuracies in our contents?
Email them to...

NOTE: Requests for personal contacts and informations of the 4 finalists will not be entertained.


Share with us your creations!If we like it... we might just put it up in the FANART section!
Email them to...



>> Kesal by Khairul Anuar
>> Selalu by Fauzie Laily
>> Nadya by Khairil Yusoff
>> Ku Sadari by Syed Azmir
>> Pertama by Khairul Anuar


Powered by Blogger
Copyright © STABS-Anugerah2005.blogspot.com. All Rights Reserved